Kupang, NTT (ANTARA) - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan perpanjangan masa tanggap darurat gempa Flores hingga 12 September 2026 tidak mempengaruhi aktivitas pariwisata di Pulau Flores.
Ketua ASITA NTT Oyan Kristian saat dihubungi dari Kupang, Senin, mengatakan hingga saat ini belum ada laporan dari anggota ASITA NTT mengenai pembatalan perjalanan wisata akibat perpanjangan masa tanggap darurat tersebut.
"Untuk perpanjangan masa tanggap darurat ini tidak sama sekali mempengaruhi kegiatan dan aktivitas pariwisata yang sedang berjalan