JAKARTA, KOMPAS.com - Nahdlatul Ulama (NU) kini memiliki pemimpin baru.
Ia adalah KH Abdul Hakim Mahfudz, yang menggantikan ketua umum sebelumnya, Yahya Cholil Staquf.
Pria yang karib disapa Gus Kikin ini akan menjadi Ketua Umum PBNU untuk masa bakti 2026-2031.
Kehadiran pemimpin penerus sekaligus menjadi babak baru bagi organisasi yang telah melewati perjalanan panjang tersebut.
Lantas, di tengah usia organisasi yang semakin matang dan jaringan yang kian besar, apa lagi yang perlu dikerjakan NU di bawah kepemimpinan baru?
Kontekstualisasi qanun