Jakarta, CNBC Indonesia - Kalangan pengusaha tekstil meminta pemerintah tidak menjadikan persoalan stok barang ritel yang mulai menipis sebagai alasan untuk membuka kembali keran impor produk tekstil jadi.
Permintaan tersebut disampaikan setelah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan adanya keluhan dari pelaku usaha ritel mengenai stok barang yang mulai tipis, khususnya produk yang aliran pasokannya masih bergantung dari luar negeri.
Airlangga sebelumnya menyebut pemerintah perlu mendorong distribusi dan ketersediaan stok agar aktivitas belanja masyarakat tetap berlangsung di dalam negeri.