Jakarta (ANTARA) - Perusahaan manajer investasi PT Syailendra Capital menilai risiko geopolitik berpotensi menopang emas, sementara tingginya imbal hasil riil menjadi salah satu faktor yang dapat menahan kenaikan harga logam mulia tersebut.
Head of Investment Specialist PT Syailendra Capital Syanne Gracetine Polii mengatakan pergerakan emas saat ini menghadapi sejumlah katalis positif sekaligus faktor yang dapat memberikan tekanan terhadap harga.
“Investor sekarang ini dihadapkan pada kondisi yang cukup atraktif untuk melirik lagi emas,” kata Syanne dalam Syailendra Media Talks bertajuk “Gold