Denpasar (ANTARA) - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali menilai perubahan tren kuliner wisatawan yang kini berburu pengalaman autentik menjadi ruang baru untuk mendorong peningkatan inovasi serta daya saing industri hospitality.
"Urusan makan dan minum bukan urusan isi perut saja, tapi yang sekarang lebih menonjol lagi adalah experience, kuliner sekarang sudah menjadi bagian pengalaman yang autentik bagi wisatawan untuk mengetahui cita rasa dan budaya satu daerah," kata Ketua PHRI Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati di Denpasar, Bali, Senin.