Palembang (ANTARA) - Pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meski jumlah titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Indonesia menunjukkan tren penurunan.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Palembang, Senin, mengatakan penurunan jumlah hotspot menjadi perkembangan positif, tetapi belum menjadi alasan untuk menurunkan kewaspadaan karena potensi karhutla masih ada.
Penurunan jumlah hotspot terjadi di sejumlah daerah yang sebelumnya menjadi wilayah dengan titik panas tinggi.
Seperti di Kalimantan Tengah, sebelumnya mencatat hingga 1.116 hotspot dalam dua hari, kemudian