JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan, pendapatan premi produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) tercatat senilai Rp 35,73 triliun pada semester I-2026.
Angka ini naik 10,3 persen secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 32,40 triliun.
Persentase peningkatan premi unitlink ini melebihi pertumbuhan asuransi tradisional yang hanya tumbuh 6,9 persen ke level 59,03 triliun pada paruh pertama 2026.
Meskipun secara persentase pendapatan premi unitlink lebih tinggi, tetapi secara jumlah asuransi tradisional masih mendominasi