Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut hotspot atau titik panas sebagai indikasi terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) masih terus bertambah hingga hari ini, Senin (31/8).
Sementara untuk di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) terpantau mengalami penurunan.
"Kita lihat bahwa di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Selatan, jumlah titik panas itu relatif bertambah. Di Kalimantan Barat signifikan bertambahnya. Di Kalimantan Selatan, maupun Kalimantan Tengah, relatif menurun," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi,