Mengelola emosi bukan perkara mudah bagi anak-anak. Mereka masih belajar mengenali perasaan, memahami situasi, serta mengekspresikan emosi dengan cara yang tepat.
Tak heran jika anak terkadang menangis, berteriak, marah, atau bahkan melakukan tantrum ketika keinginannya tidak terpenuhi. Dalam kondisi seperti ini, peran orang tua penting untuk membantu anak mengenali dan mengelola emosinya.
Kemampuan mengendalikan emosi memang belum berkembang sempurna pada masa kanak-kanak. Bagian otak yang berperan dalam mengatur emosi, mengambil keputusan, dan mengendalikan perilaku juga masih dalam tahap perkembangan.
Karena