Dua pekan pascagempa Nusa Tenggara Timur (NTT), kebutuhan penyintas bergeser. Jika pada fase awal penanganan lebih banyak berkutat dengan trauma dan cedera, kini tim medis mulai menghadapi peningkatan kasus penyakit infeksi di tengah kondisi pengungsian.
Perubahan situasi itu terlihat dari layanan Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah melalui Rumah Sakit Lapangan EMT Muhammadiyah. Sepanjang 17–28 Agustus 2026, tim medis tersebut telah memberikan layanan kesehatan kepada 2.222 pasien.
Layanan itu merupakan bagian dari program Indonesia Siaga. EMT Muhammadiyah masih menjalankan masa tugas