Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengusulkan anggaran subsidi listrik dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 sebesar Rp117,84 triliun.
Usulan tersebut disusun dengan sejumlah asumsi makro, yakni harga minyak mentah Indonesia (ICP) US$75 per barel, nilai tukar Rp17.500 per dolar AS, dan tingkat inflasi 2,5 persen.
"Usulan subsidi listrik pada RAPBN 2027 sebesar Rp117,84 triliun dengan asumsi ICP US$75 per barel dengan nilai tukar Rp17.500," ujar Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR