REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengamat politik Universitas Paramadina Ahmad Khoirul Umam menilai terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin sebagai Ketua Umum Tanfidziyah PBNU periode 2026-2031 menjadi momentum untuk melakukan rekonsiliasi internal sekaligus memperkuat kembali khittah Nahdlatul Ulama (NU).
Menurut Ahmad Khoirul, Gus Kikin bersama KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU terpilih secara demokratis dan memiliki legitimasi yang kuat karena proses penentuan dilakukan melalui mekanisme Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) dengan tetap membuka ruang bagi aspirasi para muktamirin.
"Sebagai