JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah keberhasilan mendapatkan suntikan dana Rp 4,8 triliun, platform investasi online Ajaib memastikan belum ada rencana melantai di Bursa Efek Indonesia atau Initial Public Offering (IPO).
"Untuk sekarang kami belum ada rencana untuk ke IPO karena kami baru dapat dana," ungkap CEO Ajaib, Anderson Sumarli, dalam konfersi pers di Kantor Bursa Efek Indonesia, Senin (31/8/2026).
Kendati begitu, Anderson mengaku sangat mendukung perusahaan-perusahaan Indonesia masuk ke pasar modal.
"Karena bisnis kita kebetulan di industri pasar modal juga,