TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menilai peserta pemilu saat ini lebih siap memanfaatkan teknologi digital dibandingkan penyelenggara pemilu.
Penilaian tersebut mencakup penyelenggara pemilu, termasuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yang menurut Bima perlu mengimbangi perkembangan teknologi di sisi peserta pemilu.
Hal itu disampaikan Bima saat menjadi pembicara kunci (keynote speech) dalam Konferensi Demokrasi Digital yang diselenggarakan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) di Hotel Le Méridien Jakarta, Senin (31/8/2026).
Bima