TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) membuat aktivitas masyarakat ikut beradaptasi sementara waktu.
Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), listrik merupakan bagian penting dari proses produksi hingga transaksi dengan pelanggan.
Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) Prof Marsuki mengatakan, listrik telah menjadi infrastruktur sekaligus input utama yang menentukan kapasitas produksi sebuah usaha.
Ketika pasokan listrik terhenti maka pelaku usaha harus menghadapi ketidakpastian.
"Maka saat pasokan energi padam tanpa kepastian, maka biaya transaksi meningkat,