Jakarta, Beritasatu.com - Pengembangan biodiesel berbasis kelapa sawit dinilai perlu dilakukan secara seimbang agar tidak mengganggu ketahanan pangan nasional. Pemerintah dan pelaku industri sawit perlu memastikan pemanfaatan sawit untuk energi tetap memperhatikan alokasi ruang bagi produksi pangan.
Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University, Hariyadi, mengatakan peran sawit dalam mendukung transisi energi terbarukan harus berjalan beriringan dengan kepentingan pangan dan tata ruang. Menurutnya, kebijakan sawit tidak dapat dibuat secara terpisah karena setiap keputusan memiliki dampak terhadap sektor lain.
“Keseimbangan peran sawit