TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, wacana evaluasi terhadap kinerja kabinet kembali menjadi perhatian.
Pengamat politik Arifki Chaniago menilai momentum tersebut menjadi waktu yang wajar bagi Presiden Prabowo untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja para menteri, termasuk membuka opsi melakukan reshuffle kabinet.
“Evaluasi bukan tanda pemerintahan gagal, tetapi bagian dari upaya memastikan pemerintahan semakin efektif. Dua tahun sudah cukup untuk melihat siapa yang bekerja, siapa yang berlari, dan siapa yang