Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) berupaya penyaluran LPG 3 kilogram (LPG 3 Kg) lebih tepat sasaran. Hal ini di tengah konsumsi tabung gas elpiji bersubsidi itu diprediksi melebihi kuota dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Sejak awal 2026, penyaluran LPG bersubsidi 3 kg ini sudah diprediksi melebihi kuota yang ditetapkan. Kuota LPG 3 kg ditetapkan 8 juta ton dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi