Selepas lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) di Bekasi, Bayu Ari Aji Prabowo bercita-cita bekerja di Eropa. Ia ingin melihat dan merasakan dinginnya salju. Namun, di usia 19 tahun, Bayu justru berangkat ke Arab Saudi. Ia bekerja sebagai welder atau tukang las di salah satu perusahaan baja di Dammam.
Hanya sekitar setahun Bayu bertahan di negeri gurun itu. Bukan semata karena cuaca yang panas, tetapi juga kehidupan sosial yang menurutnya sangat ketat. "Islam banget, nggak betah saya," ujarnya sambil tersenyum saat