Samarinda (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur mengintensifkan pemantauan kualitas udara ambien seiring dengan meningkatnya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan.
Kepala DLH Kaltim Joko Istanto di Samarinda, Selasa, mengatakan penurunan kualitas udara itu erat kaitannya dengan sebaran asap akibat karhutla yang menurunkan tingkat kebersihan udara.
Berdasarkan data aplikasi ISPUnet per 30 Agustus 2026 pukul 16.00 WITA, kualitas udara di sejumlah kabupaten dan kota menunjukkan fluktuasi signifikan dengan parameter kritis didominasi oleh materi partikulat