REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — DPP Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) menjatuhkan sanksi tegas terhadap seorang pelatih basket di Jawa Tengah yang terbukti melakukan pelanggaran etik dan disiplin berupa tindakan kekerasan terhadap pemain.
Melalui Badan Legal, Etik, dan Disiplin, DPP Perbasi menjatuhkan hukuman skorsing berupa larangan bermain maupun berpartisipasi dalam pertandingan selama 10 tahun. Putusan tersebut tertuang dalam surat keputusan DPP Perbasi tertanggal 31 Agustus 2026.
Selain sanksi skorsing, DPP Perbasi juga menetapkan pencabutan lisensi kepelatihan terhadap yang bersangkutan apabila nantinya