Bengkulu (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Bengkulu mencatat sebanyak 1.350 titik api atau hotspot terdeteksi di wilayah setempat hingga akhir Agustus 2026.
"Dari Januari hingga 27 Agustus 2026, sebaran hotspot atau titik api ini terdapat di beberapa kabupaten, yang perlu mendapatkan perhatian lebih dalam upaya pencegahan dan kesiapsiagaan karhutla,” kata Kepala DLHK Provinsi Bengkulu Safnizar di Bengkulu, Selasa.
Safnizar mengatakan data hotspot tersebut menjadi salah satu dasar bagi pemerintah daerah dalam menentukan upaya pencegahan dan pemantauan