Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan berdasarkan informasi intelijen bahwa 8 orang WNI yang jadi tentara bayaran Rusia direkrut oleh negara pihak ketiga.
Ia menyebut para WNI itu ditawari lowongan pekerjaan oleh negara pihak ketiga untuk menjadi satuan pengamanan (satpam) hingga tenaga administrasi.
"Jadi kami mendapatkan informasi dari otoritas intelijen kita bahwa perekrutan tentara itu kemudian dilakukan oleh negara pihak ketiga, yang kemudian membuat seolah-olah itu adalah lowongan satuan pengamanan ataupun kemudian tenaga administrasi yang diiming-imingi oleh gaji