Samarinda (ANTARA) - Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengoptimalkan pemanfaatan dana karbon Forest Carbon Partnership Facility (FCPF) sebesar Rp5 miliar, untuk membiayai gerak cepat tim gabungan dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Rusmadi di Samarinda, Selasa, mengatakan realisasi dana darurat tersebut sangat krusial untuk memastikan keselamatan dan kelancaran tugas para personel di lapangan.
"Dana FCPF sebesar Rp5 miliar direalisasikan untuk memenuhi kebutuhan darurat karhutla, seperti operasional lapangan, konsumsi, obat-obatan, dan fasilitas