TRIBUNNEWS.COM - Korban tewas dalam insiden bencana banjir bandang di Nepal dan China kini mencapai 955 orang tewas dan 4.471 orang masih dinyatakan hilang setelah runtuhnya gletser memicu banjir dan aliran material (debris) di wilayah perbatasan.
Tim penyelamat masih terus dikerahkan di lokasi untuk menjangkau pemukiman warga yang terisolir.
Berdasarkan data yang masuk, jumlah orang yang belum ditemukan meningkat tajam saat upaya penyelamatan memasuki hari keenam. Nepal melaporkan 939 kematian dan 3.925 orang hilang.
Otoritas China menyatakan 16 orang tewas