TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Puan Maharani menyatakan, kinerja DPR pada tahun sidang 2025-2026 tidak cukup dinilai dari banyaknya undang-undang yang dibentuk, jumlah rapat yang dilaksanakan, maupun besarnya anggaran negara yang dibahas dan disetujui.
Menurut Puan, ukuran yang lebih penting adalah seberapa jauh kerja DPR dapat memberikan manfaat nyata bagi rakyat.
"Sidang dewan yang terhormat, kinerja DPR RI pada tahun sidang 2025-2026 tidak cukup dinilai dari banyaknya undang-undang yang akan dibentuk, jumlah rapat yang dilaksanakan, ataupun