Jombang (ANTARA) - Lembar-lembar kertas tua itu tampak rapuh. Sebagian tepinya mulai menguning, beberapa bagian berlubang, sementara debu yang menempel menjadi tanda bahwa benda tersebut telah melewati perjalanan panjang.
Bagi Ustaz Adi Ivanto, lembaran-lembaran itu bukan sekadar kertas tua yang menunggu lapuk. Di dalamnya tersimpan pengetahuan, catatan kehidupan, dan jejak peradaban masyarakat Nusantara yang belum tentu dapat ditemukan dalam buku-buku sejarah modern.
Ustaz Adi merupakan Kepala Divisi Preservasi dan Konservasi Nahdlatul Turots, organisasi yang bergerak dalam pelestarian karya dan manuskrip