Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mengingatkan risiko El Nino yang diperkirakan bertahan hingga awal 2027 terhadap harga pangan. Fenomena cuaca tersebut berpotensi mengganggu produksi sejumlah komoditas dan mendorong kenaikan harga.
Risiko tersebut perlu diwaspadai karena tekanan inflasi pada Agustus 2026 sudah banyak berasal dari kelompok bahan pangan atau komponen harga bergejolak.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, prediksi El Nino dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan