REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengesampingkan penggunakan senjata nuklir terhadap Iran dan terlihat marah ketika seorang reporter menanyakan apakah dia akan mencoret opsi nuklir itu, sembari menyebut pertanyaan itu "bodoh". Diketahui, AS dan Iran kembali terlibat dalam pertukaran serangan pada Ahad (30/8/2026).
"Saya tidak akan mengatakan itu, tapi jawabannya adalah iya," kata Trump dalam suatu acara di Gedung Putih, Washington, Senin.
"Saya mengesampingkannya, tidak ada alasan untuk itu. Betapa sebuah pertanyaan yang bodoh, sebenarnya!"
Trump mengatakan,