Liputan6.com, Seoul - Kepolisian Provinsi Jeju, Korea Selatan, mengungkap bahwa seorang polisi mengaku sengaja menutup beberapa kasus orang hilang sebelum waktunya demi menghindari tambahan beban kerja.
Dikutip dari The Korea Times, Selasa (1/9/2026), pengakuan tersebut disampaikan pada Selasa, setelah muncul kontroversi terkait penanganan kasus orang hilang di Pulau Jeju.
Kontroversi mencuat setelah diketahui bahwa polisi menutup kasus hilangnya Jang Mi-ran, perempuan berusia 37 tahun yang telah berbulan-bulan tidak diketahui keberadaannya. Kasus tersebut ditutup meski polisi belum memastikan keberadaan Jang.
Pekan