REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Angan-angan yang terus dipelihara dalam hati dan pikiran dapat menjadi pintu menuju kemaksiatan. Terlebih ketika bayangan tersebut berulang kali hadir hingga berkembang menjadi angan-angan batil dan cita-cita batil yang tidak benar, yang pada akhirnya dapat menguasai jiwa serta menjauhkan seseorang dari hakikat kebenaran.
Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam kitabnya, Ad-Da' wa ad-Dawa menerangkan bahwa bayangan yang terlintas dalam hati dan pikiran lebih sukar dilepaskan. Ia merupakan permulaan dari kebaikan atau kejahatan, karena dari situlah muncul kehendak, angan-angan, dan kemauan