Jakarta (ANTARA) - Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementan mendorong transformasi usaha pelayanan jasa alsintan (UPJA) menjadi model bisnis jasa pertanian terpadu, yang tidak hanya menyediakan alat dan mesin pertanian, tetapi juga mengelola potensi biomassa atau residu pertanian.
Perekayasa BRMP Mekanisasi Pertanian (Mektan) Agung Prabowo mengatakan UPJA dapat dikembangkan untuk menangkap potensi ekonomi biomassa pertanian untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pakan ternak, bahan baku kompos, briket, media tanam jamur hingga bioetanol.
"UPJA seperti itulah yang kita harapkan untuk menangani