Jakarta (ANTARA) - Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA berupaya untuk meningkatkan kualitas penyiaran atau pemberitaan dalam Rencana Kerja Anggaran Pemerintah (RKAP) 2027 demi menangkal misinformasi dan disinformasi yang kian merebak.
Direktur Utama LKBN ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan disinformasi dan misinformasi merupakan ancaman atau risiko global yang diproyeksikan dalam dua tahun ke depan. Untuk itu, menurut dia, ancaman yang signifikan itu perlu direspons dengan baik.
"Yang kita kerjakan untuk tahun 2027 nanti adalah upaya untuk meningkatkan kualitas penyiaran publik