Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi negara-negara emerging market melambat menjadi 3,9%. Perlambatan ini dipengaruhi meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berdampak pada inflasi global serta penguatan dolar AS.
Pejabat Gubernur Sementara (Pgs) BI, Desrty Damayanti, mengatakan ketegangan AS dan Iran pada awal Juli bulan lalu mengancam kesepakatan perdamaian yang telah dicapai pada pertengahan Juni. Prospek pertumbuhan ekonomi global juga disebut hanya sebesar 3%, kemudian negara emerging market 3,9%, dan negara maju hanya 1,7%.
"Ketegangan antara AS