TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR — Konflik berkepanjangan antara eksekutif dan legislatif di Kabupaten Gowa mulai menimbulkan dampak serius terhadap roda pemerintahan.
Salah satu yang paling disorot adalah keterlambatan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), yang dinilai menjadi korban dari pertarungan politik antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan pihak DPRD.
Pengamat Pemerintahan Universitas Hasanuddin (Unhas), Ali Armunanto, mengatakan dampak konflik tersebut sudah terlihat secara nyata dalam pemerintahan Kabupaten Gowa.
Selain adanya persoalan pemecatan Sekretaris Daerah (Sekda), keterlambatan pembayaran hak ASN menjadi persoalan yang tidak