REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Nur Saadah, mengungkapkan, pihaknya akan menemui Kementerian ESDM untuk menanyakan dan menggali keterangan mendetail soal rencana proyek pemanfaatan panas bumi atau geotermal di Gunung Ungaran. Hal itu menyusul munculnya gelombang penolakan warga atas proyek tersebut karena dikhawatirkan bakal merusak lingkungan sekitar.
Nur mengatakan, pada Maret 2026 lalu, Menteri ESDM memang telah menerbitkan surat keputusan penugasan pengusahaan panas bumi di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Ungaran kepada PT PLN