Mekanisme penentuan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar NU ke-35 dinilai memiliki kemiripan dengan mekanisme pemilihan kepemimpinan di Muhammadiyah. Keduanya sama-sama menempatkan proses musyawarah sebagai bagian penting dalam menentukan pimpinan organisasi.
Penilaian tersebut disampaikan Muhammad Wahid, S.Pd.I., M.Pd., Pembina Forum Komunikasi Ustadz-Ustadzah (Fokus), yang hadir langsung dalam pelaksanaan Muktamar NU ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang.
Menurut Muhammad Wahid, mekanisme penentuan pimpinan dalam Muktamar NU ke-35 memiliki pola yang menarik karena peserta tidak secara langsung