Jakarta (ANTARA) - Pemerintah memperkuat program pelatihan vokasi nasional untuk mengatasi kesenjangan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri seiring perubahan struktur ekonomi dan perkembangan teknologi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan penguatan pelatihan vokasi diperlukan guna memastikan angkatan kerja memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Program ini merupakan arahan Bapak Presiden yang menjadi bagian dari stimulus di semester dua di tahun 2026 yang perlu dijalankan secara efektif, tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Airlangga dalam Kick