Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menerbitkan izin operasional bagi 25 program studi (prodi) baru Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit sebagai upaya memenuhi kebutuhan nasional sebanyak 65 ribu dokter spesialis, sekaligus meratakan akses layanan kesehatan hingga ke pelosok.
Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurrahman di Jakarta, Selasa, mengatakan percepatan tersebut merupakan respons langsung atas instruksi Presiden pada 11 Agustus lalu terkait krisis tenaga medis.
“Ini bukan sekadar statistik, melainkan representasi dari kebutuhan saudara-saudara kita di daerah, pulau terluar,