Jakarta, Beritasatu.com - Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyoroti kenaikan inflasi pangan pada Agustus 2026. Inflasi Indonesia tercatat sebesar 3,19% secara tahunan (year on year/yoy), naik dari 2,88% pada Juli 2026.
Kenaikan inflasi terutama berasal dari kelompok pangan bergejolak atau volatile food. Inflasi kelompok ini meningkat dari 2,52% pada Juli menjadi 4,06% pada Agustus 2026.
“Volatile food inflation-nya lagi naik. Nah makanya memang kan BI bersama-sama dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat, kita juga menangani program untuk