Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) loyo pada penutupan perdagangan Selasa, (1/9/2026). Analis menuturkan, tekanan rupiah itu didorong lonjakan harga minyak dunia yang didorong eskalasi konflik Amerika Serikat (AS) dengan Iran.
Mengutip Antara, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turun 22 poin atau 0,12% menjadi 17.744 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di 17.722 per dolar AS.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia bergerak menguat di level 17.727 per dolar AS dari