Jakarta, Beritasatu.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) optimistis lembaga penyedia indeks global seperti MSCI dan FTSE akan merespons positif penyesuaian batas minimum harga saham yang diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai dari Rp 50 menjadi Rp 1 per saham.
Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan, optimisme tersebut berkaca dari respons positif pelaku pasar dalam sosialisasi serta dua kali uji coba atau mock trading atas kebijakan tersebut yang digelar pada 22 dan 29 Agustus 2026.
"Mulai dari kami melakukan FGD,