Sekali pegang gadget, secara tak sadar orang tenggelam dalam aktivitas scrolling. Apa kamu juga demikian? Aktivitas ini terlihat sepele tapi sebenarnya berbahaya. Simak cara mengurangi doomscrolling mulai dari sekarang.
Harus diakui, sebagian besar orang memulai hari dengan meraih ponsel, menelusuri notifikasi, berita, dan media sosial. Tutup satu aplikasi, lalu buka aplikasi lain, scrolling dan polanya berulang. Fenomena ini disebut doomscrolling.
Menurut Aditi Nerurkar, pengajar Division of Global Health and Social Medicine di Harvard Medical School, berkata doomscrolling jadi respons tubuh