Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan nilai tukar rupiah menguat ke kisaran Rp 17.300-Rp 17.800 per dolar Amerika Serikat (AS) pada 2027 seiring membaiknya ekonomi global, penguatan fundamental domestik, dan meningkatnya aliran modal ke pasar Indonesia.
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan penguatan rupiah pada 2027 akan ditopang lima faktor utama, yaitu perbaikan ekonomi global, fundamental ekonomi Indonesia, implementasi kebijakan devisa hasil ekspor (DHE), kebijakan stabilisasi BI, dan penguatan koordinasi fiskal-moneter.
"Pada tahun 2027, rupiah diperkirakan dalam tren menguat di