TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketika kualitas udara Jakarta memburuk, dampaknya tidak dirasakan semua orang dengan tingkat risiko yang sama.
Ada kelompok masyarakat yang memiliki kerentanan lebih tinggi terhadap paparan PM2.5.
Mereka termasuk anak balita, ibu hamil, lansia, penderita penyakit jantung dan paru kronis, hingga pekerja yang sehari-hari berada di luar ruangan.
Dokter, epidemiolog, dan ahli kesehatan lingkungan dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, menjelaskan ukuran PM2.5 yang sangat kecil menjadi salah satu alasan partikulat tersebut berbahaya bagi tubuh.
Partikel itu berukuran