Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Irak berhasil memulihkan lebih dari US$ 1 miliar (Rp 17,7 triliun) dana publik, aset keuangan, dan real estat sebagai bagian dari kampanye besar-besaran pemberantasan korupsi administratif dan finansial di negaranya.
Mengutip The Arab Weekly, Rabu (2/9/2026), juru bicara pemerintah Irak, Haider al-Aboudi, membeberkan bahwa nilai dana, aset, dan properti yang dipulihkan melalui kampanye tersebut telah melampaui 1,359 triliun dinar Irak atau setara dengan lebih dari US$ 1 miliar.
Kampanye yang dijuluki "Sawlat al-Fajr" (Serangan Fajar)