Pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di kisaran 5 persen dinilai perlu diikuti dengan dampak yang lebih nyata bagi masyarakat, terutama di daerah. Ketua Kelompok IV Badan Pengkajian MPR RI Tifatul Sembiring, menekankan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya tercermin dalam angka makro, tetapi harus mampu meningkatkan kesejahteraan dan daya beli masyarakat.
"Daya beli riil masyarakat sedang melemah dan ini berdampak langsung pada penurunan omzet pelaku UMKM. Ditambah lagi, lonjakan inflasi harga kebutuhan pokok serta maraknya serbuan produk impor murah