REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Hampir sebulan pemerintah Jerman menahan diri untuk menunjuk siapa yang berada di balik temuan drone sarat bahan peledak di Bandara Leipzig/Halle. Sikap hati-hati itu berakhir pada Selasa, 1 September 2026, ketika Berlin secara resmi menuding Rusia berada di belakang apa yang kini disebut pemerintah sebagai serangan hibrida terhadap salah satu simpul logistik paling strategis di Jerman.
Menteri Dalam Negeri Jerman Alexander Dobrindt mengatakan hasil penyelidikan badan keamanan Jerman bersama informasi yang diperoleh dari mitra-mitra Eropa mengarah secara