TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA — Paparan asap karhutla dapat memicu masalah kesehatan, utamanya gangguan pada saluran pernapasan.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Andi Saguni mengatakan, asap karhutla mengandung berbagai zat berbahaya seperti partikel halus particulate matter (PM) 2,5, karbon monoksida, nitrogen dioksida, hingga senyawa organik beracun.
"Paparan asap kebakaran hutan dan lahan mengandung partikel halus, terutama PM2,5, karbon monoksida, nitrogen dioksida, dan senyawa organik beracun yang dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan," ujar Andi dalam konferensi pers di kantor