Jakarta, Beritasatu.com – PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mengidentifikasi potensi optimalisasi nilai ekonomi mencapai sekitar US$ 5 miliar (sekitar Rp 88,87 triliun) per tahun. Integrasi data hingga tingkat transaksi dinilai dapat membantu pemerintah mengidentifikasi potensi nilai komoditas yang selama ini belum optimal.
Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Eddy Junarsin menilai keberadaan DSI sebaiknya ditempatkan sebagai bagian dari strategi perdagangan nasional, bukan sebagai satu-satunya instrumen untuk meningkatkan ekspor.
DSI dapat menyediakan data, analisis, dan visibilitas di tingkat strategis, sementara perusahaan eksportir